Minggu, 11 Oktober 2026

BPTPHP Banten dan DPKP Tangerang Turunkan Bantuan Pestisida, 30 Hektare Sawah Rawakidang Dikendalikan

TANGERANG — Keluhan petani mengenai serangan hama wereng di wilayah Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mulai mendapat tindak lanjut. UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Banten bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan pestisida dan mendukung Gerakan Pengendalian Hama atau Gerdal secara massal pada lahan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Rawakidang Lor 2, Kamis (1/10/2026).

Gerakan pengendalian tersebut mencakup sekitar 30 hektare lahan pertanian milik anggota Kelompok Tani Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2.

Ajat Sudrajat, anggota Poktan Rawakidang Lor 1, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi serangan wereng yang sebelumnya telah dilaporkan petani.

Baca juga: Wereng Serang Sawah di Sukadiri, Petani Desak Dinas Pertanian Segera Turun Tangan

Pada laporan awal beberapa waktu lalu, sekitar tiga hektare lahan anggota Poktan Rawakidang Lor 1 telah dilaporkan terdampak. Saat itu, petani juga menyampaikan kekhawatiran serangan dapat meluas ke hamparan lain apabila tidak segera dikendalikan.

Bantuan Pestisida Diserahkan kepada Perwakilan Poktan

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator POPT Kabupaten Tangerang, Irwan Tapriza, menyerahkan bantuan pestisida kepada perwakilan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2.

Kegiatan juga dihadiri Koordinator POPT Kecamatan Sukadiri, Muslim Anshory, bersama petani dan anggota kelompok tani setempat.

Baca juga: Milad ke-15 RSUD Balaraja Berlangsung Meriah, Bupati : Pelayanan Kesehatan Masyarakat Jadi Hal Penting

Setelah penyerahan bantuan, petani bersama petugas melaksanakan penyemprotan secara serentak pada hamparan sawah sebagai bagian dari Gerakan Pengendalian Hama.

Petani bersama petugas melakukan penyemprotan massal dalam Gerakan Pengendalian Hama wereng di areal persawahan Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan menyasar sekitar 30 hektare lahan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2. Foto: Dokumentasi Poktan.

Gerdal Menjangkau Sekitar 30 Hektare

Ajat menyebut luasan yang menjadi sasaran penanganan sekitar 30 hektare yang mencakup areal Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan perkembangan populasi wereng sekaligus mencegah serangan meluas ke tanaman yang masih dalam kondisi lebih baik.

Penanganan secara serentak dinilai penting agar pengendalian dapat dilakukan lebih efektif pada hamparan sawah yang saling berdekatan.

Petani Sampaikan Terima Kasih

Petani menyampaikan apresiasi kepada UPTD BPTPHP Provinsi Banten dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang atas bantuan serta pendampingan pengendalian hama tersebut.

“Petani mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu pengendalian hama, khususnya BPTPHP Provinsi Banten dan DPKP Kabupaten Tangerang,” kata Ajat.

Menurutnya, bantuan pestisida dan pendampingan petugas sangat dibutuhkan agar petani dapat melakukan penanganan secara bersama-sama dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dari Keluhan Menjadi Tindakan Lapangan

Perkembangan ini menjadi tindak lanjut dari keluhan petani Rawakidang yang sebelumnya meminta perhatian pemerintah terhadap serangan wereng.

Pada pemberitaan sebelumnya, petani mengkhawatirkan penurunan produktivitas hingga potensi gagal panen apabila serangan tidak segera ditangani.

Dengan dilaksanakannya Gerdal secara massal, petani berharap serangan dapat ditekan dan tanaman yang masih dapat diselamatkan tetap menghasilkan panen.

Petani juga berharap pendampingan tidak berhenti pada penyemprotan satu kali, tetapi dilanjutkan dengan pemantauan perkembangan populasi wereng dan kondisi tanaman di lapangan.

Pemantauan lanjutan dinilai penting untuk melihat efektivitas pengendalian sekaligus menentukan langkah berikutnya apabila masih ditemukan serangan.

(Red)

Tags

Terkini