Senin, 12 Oktober 2026

Ikan di Sungai Cisadane Tangerang Bergerak Tidak Normal, Kualitas Air Jadi Sorotan

Pasebainfo, Tangerang — Fenomena sejumlah ikan yang bergerak tidak normal hingga terlihat mengapung di permukaan Sungai Cisadane, Kota Tangerang, menjadi perhatian masyarakat pada Kamis (20/8/2026) siang.

Ikan-ikan tersebut terlihat seperti kehilangan keseimbangan dan beberapa di antaranya berada di permukaan air dalam kondisi yang tidak seperti biasanya. Kejadian itu memunculkan kekhawatiran warga mengenai kemungkinan adanya perubahan kondisi lingkungan atau kualitas air di aliran Sungai Cisadane.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab pasti fenomena tersebut. Belum terdapat hasil pemeriksaan laboratorium maupun keterangan resmi yang dapat memastikan apakah kondisi ikan berkaitan dengan pencemaran, perubahan kadar oksigen terlarut, perubahan suhu, kondisi kimia air, atau faktor lingkungan lainnya.

Baca juga: Saat Waktu Luang Tiba, Dunia Game Menanti di Ujung Jari

Warga Khawatir Kondisi Air Berubah

Fenomena ikan yang kehilangan keseimbangan kerap menjadi perhatian karena biota air dapat bereaksi terhadap perubahan kondisi lingkungan. Namun, penyebabnya tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pengamatan visual.

Karena itu, pemeriksaan terhadap kualitas air dinilai penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya, termasuk apabila diperlukan pengujian parameter fisik, kimia maupun biologis pada titik lokasi ditemukannya ikan tersebut.

Warga berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air dan memeriksa kondisi biota Sungai Cisadane, sehingga penyebab fenomena tersebut dapat diketahui secara objektif.

Baca juga: SMKN 10 Tangerang Adakan In House Training Guna Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Langkah pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan apakah kejadian bersifat lokal dan sementara atau berkaitan dengan perubahan lingkungan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Belum Bisa Disimpulkan sebagai Pencemaran

Hingga saat ini, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh pencemaran.

Penentuan adanya pencemaran membutuhkan pemeriksaan yang membandingkan kondisi air dengan parameter dan baku mutu yang berlaku. Karena itu, dugaan yang berkembang di masyarakat masih membutuhkan verifikasi dari instansi yang memiliki kewenangan.

Pemberitaan mengenai fenomena ini juga penting ditempatkan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan tersedia.

PASEBAINFO membuka ruang kepada Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup, pengelola sumber daya air, maupun instansi terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi Sungai Cisadane dan hasil pemeriksaan apabila telah dilakukan.

Masyarakat Diminta Berhati-hati

Sambil menunggu kepastian mengenai kondisi air, masyarakat di sekitar lokasi disarankan untuk berhati-hati dan tidak mengambil kesimpulan sendiri mengenai penyebab kejadian tersebut.

Sebagai langkah kehati-hatian, ikan yang terlihat dalam kondisi tidak normal sebaiknya tidak ditangkap untuk dikonsumsi sebelum terdapat informasi mengenai keamanan biota dan kondisi kualitas air dari pihak berwenang.

Masyarakat juga dapat melaporkan apabila menemukan fenomena serupa di titik lain sepanjang Sungai Cisadane, terutama jika ditemukan ikan dalam jumlah besar mengalami gejala yang sama, perubahan warna atau bau air, maupun indikasi lain yang tidak biasa.

Pemeriksaan cepat diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah awal apabila ditemukan adanya gangguan terhadap ekosistem Sungai Cisadane.

Hingga berita ini diterbitkan, PASEBAINFO masih menunggu informasi resmi mengenai penyebab ikan bergerak tidak normal tersebut serta hasil pemeriksaan terhadap kualitas air Sungai Cisadane.

(Red)

Tags

Terkini